Kamis, 02 Februari 2012

Kerdil lagi Hina



Sesungguhnya manusia yang paling hina adalah mereka yang tak bisa menerima kekurangan diri dan mencari kelemahan orang lain. Dalam hidup manusia semacam ini pasti selalu dan akan kita temui. Mereka yang selalu jengah dengan keberhasilan dan kelebihan orang lain. Orang yang dengki dengan kemampuan orang lain. Orang yang tersiksa karena dirinya tak cukup baik untuk bisa hidup dengan rasa ikhlas.

            Saya tahu orang semacam ini. Karena saya pernah menjadi orang semacam ini. Orang yang kerdil jiwanya sehingga tak bisa melihat kebahagiaan orang lain. Selalu berusaha mencari celah salah untuk kemudian memanfaatkan cela itu sebagai senjata. Manusia yang selalu dikecam rasa sesak didada karena tak mampu meraih hidup yang lebih baik.

Mereka bukan kerdil seperti Hobbit dalam mitologi JRR Tolkien. Tapi lebih pada kekerdilan sikap seperti yang dialami Habil anak tertua Adam yang lemah. Peradaban Katolik menyebut anak adam yang ini sebagai Cain. Mereka yang tergoda iblis untuk dikuasai rasa iri dan kelemahan mental. Lalu menjatuhkan/menyakiti orang lain agar bisa menutupi kekurangan dirinya. Orang-orang yang terlalu menyedihkan untuk bisa disebut sebagai manusia.

1 komentar: