Tampilkan postingan dengan label awal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label awal. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Mei 2010

Halal

Kemarin Tanya, beda duit halal duit haram

Kau bilang tak beda

Aku bilang beda


Duit haram ada sperma

Duit halal di kotak amal


Kita setuju lalu pulang

Makan dari kotak amal

Uang sperma buat amal

Biar besok bisa makan

Pagi

Itu pagi kenapa datang tepat waktu?

Aku masih mau mimpi. Biar sebentar!

Matikan! Matikan semangat.

Biar nanti bikin yang bagusan, yang ada renda merah jambu



Sekarang selimut naikan, guling bantal juga

Mimpi ketemu artis bintang pakek dasi.

Itu selambu gelapkan, biar suara ayam subuh tak kelihatan

Tidur, sebentar siang bisa segar.

Mimpi ayo Tidur.

Demi pusara cobain aku bersumpah


Di Mississippi dimana blues berdiri melawan tirani aku berjanji

Tak akan berhenti berlari menuntut adil!


Di Broadway dimana lagu dan gerak bukan imaji aku berjanji

Mereka yang terlentang ditundukan parang akan bangkit kembali untuk meradang!


Atas nama Osborne dan sepuluh Marilyn Manson yang dikebiri

Berhenti makan McD! Ini bayi butuh susu!

Itu langit-langit

Hei yang diatas! Cepat turun! Ini sampah sudah banyak! Segera buang!

Jangan bikin wangi, percuma! ini bau sejak dulu.


Hei yang di atas! Cepat turun! kamu lupa berhenti?

Waktu sudah habis, yang lain nunggu birahi pengen naik


Hei yang diatas! Cepat turun, itu langit-lagit cuma sebuah!

Bukan buat kamu saja, semua punya privilege


Itu langit-langit mesti dibuat runtuh

Biar semua di bumi sama tinggi


Lalu semua pergi mencari, cari lagi langit-langit

Itu langit-langit memang legit, susah turun jadi legit


Itu langit-langit bikin sembelit, takut turun ingin tetap dikempit

Asu ! Cepat turun, itu langit-langit mesti dibuat runtuh!

Sabtu, 29 Mei 2010

Menolak Lupa, Rawat Ingatan

Sebenarnya saya sudah punya akun blog. Namun karena penyakit pelupa saya yang akut dan sepertinya masih menolak tunduk. Akhirnya blog itu terbengkalai dan hilang dijamah waktu. Jadi inilah saya, memulai menulis lagi. Seperti hidup yang diawali dari mani dan bertapa dalam rahim. Akhirnya lahirlah blog ini. Masih meminjam nama lama, Terumbu Karya, sebuah hunian karya, entah itu kata, gambar atau rupa gerak. Saya Arman Dhani Bustomi. Ijinkan saya memandu anda sekalian, menjelajahi ruang tanpa kesempurnaan, liang proses ke-berdirian dalam imaji sederhana tentang eksistensi diri. Tabik.