Rabu, 06 Juli 2011

Surga dan Sedikit Kesepakatan Masa Depan


"If you have a garden and a library, you have everything you need."
— Marcus Tullius Cicero —

Apa itu surga? Buat saya surga adalah saat bersama orang yang kita cintai, membaca buku sambil meminum kopi pahit, memandang senja di sebuah pematang sawah, alunan khusyuk tartil seorang anak mengaji, memandang mata orang yang kita cintai di pagi hari saat ia bangun tidur dan berkata "Aku suka rambut lusuhmu, caramu menguap, mata bengkakmu dan masam wangimu,"

Adalah Marcus Tullius Cicero, seorang orator, pengacara, filsuf dan juga pemikir paling penting romawi. Ia berasal dari keluarga terdidik yang mencintai pengetahuan. Lewat membaca dan menulis ia mengembangkan bakatnya sebagai penerjemah, linguis, dan juga penulis yang handal. Beberapa karya terbaiknya adalah kumpulan surat untuk sahabatnya Aticcus, sebuah kontenplasi sebagai anggota senat romawi dan juga tulisan pemikirannya terhadap alam.

Untuk Cicero, membaca buku, berpikir tenang, berkebun dan menikmati sore hari di Roma adalah sebuah kemewahan setara surga.

Tapi surga kecil saya untuk saat ini adalah sebuah kamar kumuh dengan berbagai buku berserakan rapi, sebuah jendela besar menghadap sawah, omelan ibu tiap pagi, komentar teman yang cadas dan lagu-lagu moody di earphone. Bagaimana dengan kalian?

3 komentar:

  1. cool blog. saya reply suratnya tempo hari. cuman khawatir masuk spam (karena seringnya begitu). nanti coba cek spam foldernya.
    salam
    -ucok

    BalasHapus
  2. Surga bagiku adalah tidak ada pertanyaan 'kapan kamu lulus?'hehehe..

    Surga bagiku adalah kopi hitam di senja yang gerimis..

    ah, indahnya hidup Cicero.. Surganya begitu mempesona..

    Tulisannya bagus daN, sederhana namun cukup memukau..hehehhe

    BalasHapus
  3. Surga bagiku adalah koneksi internet cepat unlimited, diiringi Gugun and Blues Shelter atau Blackout.

    Surga bagiku adalah buku-buku yang tertumpuk indah, secangkir moccacino, dan wangi lantai yang baru dipel..

    BalasHapus