Minggu, 12 September 2010

sajak untuk kemih

Apa yang lebih jujur dari sempak yang bau apak sperma?

Yang di dalamnya masih menetes butir putih,

calon-calon anak yang dibunuh sebelum hidup.

Apa yang lebih mistis dari sempak yang merah darah perawan?

yang tiap tengik nodanya bercerita,

tentang sepenggal mahkota dilukai benda tumpul hina.

Apa yang lebih manis dari sempak yang sobek separuh?

Yang dilekuk gurat kainnya masih hangat,

dengan reguk tangis pemilik mahkota.

Apa yang paling meriah dari sempak dipasang?

tentang sebuah seru teriakan lirih

"kemaluan hina ini berhutang nikmat pada garba-garba luka"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar